Sejarah Kelam Sungai Kuning Tahun 1887

Sejarah Kelam Sungai Kuning Tahun 1887

Sungai adalah salah satu sumber daya alam yang hampir ada di semua tempat atau semua wilayah di bumi. Sungai juga merupakan salah satu kekayaan alam yang sangat berguna. Sungai di setiap wilayah berbeda – beda. Panjang dan lebar dari suatu sungai biasanya menetukan seberapa bergunakah sungai tersebut. Dalam kehidupan masyarakat zaman dulu mereka menggunakan sungai sebagai tempat untuk mencuci pakaian, mandi dan kakus. Sungai – sungai zaman dulu belum tercemar sehingga air tersebut masih dapat dipergunakan. Sungai juga menyimpan banyak sekali kekayaan alam berupa ikan. Di negara – negara Amerika terdapat sebuah sungai besar yang dikenal dengan nama sungai Amazon. Sungai ini menyimpan banyak sekali makhluk air yang yang belum dikenali. Selain hal tersebut sungai juga berfungsi sebagai pembangkit listrik dan irigasi. Pada irigasi sungai – sungai akan di bending untuk mengairi perkebunan para petani. Untuk sektor pembangkit listrik sungai – sungai besar akan dibendung dan dijadikan sebuah waduk. Waduk tersebut terhubung dengan generator yang dialirkan oleh aliran sungai. Dari generator itulah aliran listrik akan di dapatkan.

Salah satu sungai besar yang terdapat di tiongkok adalah sungai kuning. Sungai yang sangat luas ini dibendung dan dijadikan waduk untuk pengairan dan listrik. Generator pada sungai ini mengaliri ribuan rumah penduduk di daerah tersebut. Akan tetapi tidak selamanya bendungan – bendungan pada sungai tersebut dapat bertahan dari derasnya air sungai. Pada tahun 1887 hujan deras yang mengguyur kota tersebut menyebabkan aliran air pada sungai kuning semakin deras. Aliran sungai yang makin deras berimbas pada makin banyaknya jumlah air yang terdapat pada bendungan. Jumlah air dalam bendungan tersebut bertambah hingga 100 kali lipat. Dinding – dinding penyangga bendungan mulai tidak mampu lagi menampung debit air yang makin tinggi.

Sejarah Kelam Sungai Kuning Tahun 1887

Debit waduk sungai kuning makin meninggi tak kala air sungai terdekat yang terhubung dengan sungai kuning juga mulai meluap. Debit yang makin tinggi membuat banjir tidak dapat terhindarkan. Banjir besar menghantam perumahan penduduk. Hari yang tenang tiba – tiba mencekap saat jutaan debit air tumpah ruah menghancurkan perumahan. Kejadian ini tercatat dalam sejarah sebagai bencana alam besar yang pernah terjadi. terhitung 2 juta jiwa melayang. Ternak – ternak penduduk terseret arus dan mati. Jumlah ternak yang mati mencapai ribuan ekor. Banjir yang tiba – tiba dan tanpa peringatan membuat banyak orang menjadi korban. Rumah – rumah penduduk yang dekat dengan bendungan hancur karena kekuatan air bah tersebut. Banyak orang hanyut dan hilang tidak ditemukan. Sungai kuning memiliki sejarah kelam yang merenggut nyata jutaan orang. Hingga kini sungai kuning masih dimanfaatkan oleh banyak orang untuk proses irigasi dan juga listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Shares