Kemarau Terlama Yang Membunuh Jutaan Orang Di China

Kemarau Terlama Yang Membunuh Jutaan Orang Di China

Kemarau Terlama Yang Membunuh Jutaan Orang Di China – Cuaca ekstrim adalah salah satu masalah yang sering dihadapi oleh hampir seluruh negara di dunia. Cuaca yang tidak menentu membuat banyak sektor terhambat dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Cuaca buruk bisa meliputi hujan terus menerus, badai dan angin kencang juga serangan hawa panas atau kekeringan. Dalam catatan sejarah banyak kejadian mengerikan karena terdampak cuaca ekstrim. Pada era yang makin modern ini cuaca ekstrim sudah seperti makanan sehari – hari dari masyarakat. Dampak yang ditimbulkan juga makin merugikan. Salah satu cuaca ekstrim yang pernah tercatat dalam sejarah adalah cuaca ekstrim yang melanda china pada tahun 1876 – 1879. Jika pada tahun 1931 china di guncang banjir bandang maka sebelum itu china terpapar cuaca panas ekstrim. Pada rentang tahun 1976 – 1979 china mengalami kemarau panjang yang mana selama hampir tiga tahun di china tidak pernah turun hujan.

Selama rentang waktu tersebut semua hal yang ada di china berubah. Cuaca panas dan kemarau berkepanjangan membuat dampak yang besar bagi masyarakat china. Masyarakat china yang pada masa itu masih bergantung pada kegiatan bercocok tanam mengalami kegagalan panen. Gagal panen tersebut diakibatkan karena kurangnya air untuk menyokong pertumbuhan tanaman. Tanaman – tanaman mati yang membuat banyak orang merugi. Kesulitan mendapatkan air bersih juga membuat banyak masyarakat china harus berjalan dengan jarak yang jauh supaya bisa mendapatkan air. Semakin lama persediaan air makin menipis. China mengalami masa kekeringan sangat lama hingga membuat tanah tanah retak karena tidak mendapat air sedikitpun.

Kekeringan yang melanda hampir seluruh wilayah china ini membuat china menjadi sebuah padang gersang dengan debu – debu dan udara panas yang menyengat. Kegagalan panen yang terjadi hampir diseluruh dataran china menyebabkan terjadinya fenomena kelaparan massal. Hampir seluruh wilayah china kekurangan bahan makanan. Kelaparan menyapa hampir di setiap sudut china masa itu. Jutaan orang meninggal karena kekurangan makanan dan air. Cuaca yang sangat ekstrim ini membunuh ratusan hewan ternak yang tidak dapat bertahan di tengah cuaca panas dan hilangnya sumber makanan mereka. penyakit – penyakit mulai bertebaran menghantui penduduk di china masa itu. Kondisi tersebut makin memprihatinkan tak kala hujan sama sekali tidak menyapa negara tersebut selama tiga tahun. Korban jiwa akibat kejadian ini diperkirakan mencapai 13 juta orang. Dampak yang ditimbulkan dari kemarau panjang ini sangat mengerikan. Mayat – mayat manusia yang tinggal tulang dan kulit dapat dengan mudah ditemukan. Anak – anak yang meninggal karena kejadian ini juga sangat banyak . Kemajuan informasi dan teknologi pada masa itu masih sangat sederhana sehingga bantuan – bantuan dari luar atau dari negara lain sangat mustahil ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *