Drama Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Sulut Sampai Penyopotan Jabatan

Drama Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Sulut Sampai Penyopotan Jabatan

Drama Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Sulut Sampai Penyopotan Jabatan – Layaknya sebuah adegan dalam sebuah film, seorang wanita nyaris tertabrak kemacetan lalu lintas yang parah. Ia hanya mengencangkan wiper mobil Honda BRV DB 1513 BJ yang selama ini dikendarainya. Teriakan para wanita minta tolong mengalihkan perhatian warga dan memperlambat kecepatan mobil.

Drama Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Sulut Sampai Penyopotan Jabatan

drama-perselingkuhan-wakil-ketua-dprd-sulut-sampai-penyopotan-jabatan
Sumber : identitasnews.id

em-dat.net – Aksi seru ini berlangsung di Desa Tumatangtang Satu, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon. Pengemudi dan perempuan yang menghalangi lajunya mobil bukan hanya masyarakat Sulawesi Utara. Sejak Minggu lalu, video aksi tersebut menjadi heboh di media sosial.

Kombes Jules Abraham Abast, Kepala Humas Polda Sulut, membenarkan kejadian tersebut. Namun, dia menjelaskan, tidak ada laporan polisi. Jules mengatakan kepada wartawan, Selasa (26/1): “Kami mencoba menghubunginya melalui ponsel, tetapi tidak bisa.”

Pria yang dicegat wanita cantik di dalam mobil tersebut adalah Wakil Ketua DPRD James Arthur Kojongian (James Arthur Kojongian) Provinsi Sulawesi Utara. Di saat yang sama, wanita yang dicegah istrinya Michaela Elsiana Paruntu (Michaela Elsiana Paruntu). Diduga, Tetty Paruntu (Tetty Paruntu), adik dari Hotel Regent Gen Nanshui, tertangkap tangan selingkuh suaminya.

“Dia Om. Bagian dari Nyanda. Ada perempuan di dalamnya. (Dia bohong sama saya, Pak. Ada perempuan di dalam mobil),” kata perempuan yang hampir tertabrak mobil dalam video itu. .

“Nyonya. Ini adalah wanita yang turun dari mobil. Kami ingin turun dengan pria besarnya. Kami ingin melepaskan James. (Tidak. Ini adalah wanita yang turun dari mobil. Suamiku ada di sana bersama majikannya . Aku tidak mau turun, James), “teriaknya lagi.

James Arthur Kojongin mewakili rakyat untuk tiga periode. Selain menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Sulawesi Utara, ia juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Partai Gurka di Sulawesi Utara. Rasky Mokodompi, Ketua Umum Partai Gorka di DPRD Provinsi Sulawesi Utara, enggan berkomentar dan memintanya bertanya.

Baca Juga : Beberapa Negara akan Geser Indonesia Jadi Negara Muslim Terbesar

Fakta Terbaru

Fakta Terbaru
Sumber : sindonews.com

Meski dengan rekaman yang ada, perempuan itu diseret hingga beberapa meter.

Belakangan diketahui, pemilik mobil itu adalah Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), James Arthur Kojongian (JAK).

Pada saat yang sama, wanita yang memakai sorban dianggap sebagai istrinya.

Diduga istri JAK berusaha menghentikan mobilnya agar tidak melaju karena JAK diketahui berselingkuh.

Meski membantah fakta tersebut, JAK akhirnya mengutarakan suaranya sendiri di konten video viral tersebut.

Ia meminta maaf kepada istri tercinta Michaela Elsiana Paruntu, seluruh keluarga, serta masyarakat Sulawesi Utara dan Indonesia. Rabu (27 / WITA 17:24).

Dia menulis lagi: “Saya minta maaf kepada istri dan keluarga tercinta, dan semua orang di Sulawesi Utara dan Indonesia.”

Terkait pencopotan jabatan ketua harian DPD I Partai Gorka Sulut, JAK mengaku belum mendapat informasi resmi dari Partai Gorka.

Anggota DPR di daerah pemilihan Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara mengatakan, Partai Golkar di Sulawesi Utara harus meminta klarifikasi sebelum menggelar konferensi pers.

Jake mengatakan: “Sampai saat ini pengurus Gorka Provinsi Sulawesi Utara belum meminta saya klarifikasi. Saya memang ngotot dengan keputusan partai, tapi setidaknya partai meminta saya untuk mengikuti rapat internal terbatas direksi DPD saya. ”

Dia menambahkan bahwa dia akan bertanggung jawab atas semua yang terjadi padanya dan keluarganya.

Dia menjelaskan: “Semuanya ada hasil. Kejadian ini telah menjadi cerminan internal diri saya, istri saya dan semua personel terkait.”

Dia mengatakan bahwa tidak peduli apa yang terjadi padanya dan keluarganya, dia memastikan untuk bertanggung jawab atas segala akibatnya.

Dia berkata: “Saya berharap partai dapat memperlakukan proses ini sebagai kasus korupsi atau kejahatan serius. Ini bagian dari hidup saya. Partai harus membedakan antara urusan organisasi partai dan kehidupan pribadi.

Pencabutan posisi JAK

Seperti diberitakan sebelumnya, James Arthur Kozonen (JAK), Wakil Ketua Komite Pembangunan Demokratik Partai Demokrat Sulawesi Utara, dicopot dari jabatannya dan menjadi direktur jenderal pertama Partai Demokrat kedua di Sulawesi Utara.

Pemberhentian tersebut diduga terkait kasus perselingkuhan yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Umum DPD I Partai Golkar ini mengatakan: “Bijak dan bijak mengambil sikap agar kader Partai Golkar berinisial J tidak menjadi ketua harian DPD I Partai Golkar periode 2020-2025. Lapangan, Feijando Rama Ruta (Feryando Lamaluta) kepada wartawan, Rabu (20/1/21).

Menurut dia, keputusan itu merupakan hasil rapat pimpinan terbatas harian yang dipimpin oleh Ketua Umum DPD I Partai Gorka Sugines Utara Euginia Paruntu (Sugines Euginia Paruntu).

Lamaruta berkata: “Untuk menjaga martabat dan martabat Partai Gorka, kami akan meminta departemen hukum untuk melakukan penelitian untuk menentukan tindakan selanjutnya.”

Setelah mengambil keputusan tersebut, DPD I Golkar Sulut akan serahkan ke bidang organisasi dan hukum serta mengundang jajaran terkait (JAK) untuk klarifikasi. Kemudian lapor ke DPP Golkar.

Lamaruta mengatakan: “Keputusan ini adalah sesuatu yang bisa kita buat sekarang, agar masyarakat juga bisa mengetahui bahwa Partai Golka dapat merespon dengan bijak dan bijak atas permasalahan yang ada.”

Profil James Arthur Kozonen (Jak)

Profil James Arthur Kozonen (Jak)
Sumber : manado.tribunnews.com

Dalam dua hari terakhir, nama James Arthur Kojongian atau JAK menjadi populer. Pasalnya, JAK diduga adalah pria di balik roda Honda BR-V warna perak, nomor polisi DB 1513 BJ, yang menyeret istrinya MEP karena ditangkap sementara karena selingkuh di Tomohon, Sulawesi Utara.

Profil JAK adalah seorang politikus Golkar. Dari tahun 2009 hingga 2014, ia menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Minahasa di daerah pemilihan Tombariri, Pineleng dan Tombulu dan memulai karir politiknya di Kabupaten Minahasa. Saat itu, di luar dugaan, JAK yang saat itu masih berusia 20 tahun berhasil terpilih.

Ia kembali menjadi anggota DPRD Kabupaten Minahasa pada masa jabatan keduanya dari 2014 hingga 2019. Dalam pemilu itu, pria kelahiran Samarinda pada 29 April 1984 itu dianggap sebagai pemenang dengan perolehan suara terbanyak tidak hanya di daerah dapilnya tetapi juga di seluruh Kabupaten Minahasa. Saat itu, ia meraih 4.504 suara.

Karir politik JAK terus melambung, adik iparnya, Christiany Nija Paruntu atau Tetty Paruntu yang merupakan Bupati Minahasa Selatan, kemudian terpilih menjadi Ketua DPD I Partai Kelompok Profesional Sulawesi Utara. Jacques kemudian berhenti bekerja di Partai Demokrat di Kabupaten tersebut dan diperintahkan untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dari daerah pemilihan Minahasa Selatan dan Minahasa di Tenggara.

Didukung oleh pamor adik iparnya Bupati Minahasa Selatan, JAK yang semula politisi di Kabupaten Minahasa berhasil masuk ke DPRD Provinsi Sulawesi Utara. Tak hanya itu, posisi Wakil Ketua DPRD milik Gorka otomatis dilimpahkan padanya.
JAK dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang identik dengan kader-kader bawah di Partai Golkar. Pasalnya, di DPRD Sulut juga ada beberapa tokoh senior di Partai Golkar yang namanya dianggap lebih tepat ketimbang JAK.

Di Banyan Party ini, karir pimpinan JAK juga meningkat pesat. JAK menjabat sebagai bendahara Partai Golkar sejak Mei 2020, dan akhirnya menjabat sebagai ketua harian.
Namun, karena situasi saat ini, jabatan Ketua Umum Partai Gorka Sulut akhirnya dicopot mulai Rabu (27/1) ini. Pencopotan JAK dari posisinya di jajaran pimpinan Golkar dinilai menyelamatkan semangat partai, dan upaya ini terus menjadi fokus perhatian. . Tak hanya itu, kerutan yang curang juga membuat nama JAK semakin terpuruk.

Ada 2 anak yang menikah dengan Michaela Elsiana Paruntu

sumber : palembang.tribunnews.com

Di tahun kedua menjadi anggota DPRD Kabupaten Minahasa, JAK menikahi Dr. Michaela Elsiana Paruntu, putra mantan Perdana Menteri Unsrat Joppi Paruntu, dan putra politisi senior Golkar Jeany Johana Tumbuan. Istrinya adalah Mikha Paruntu (Mikha Paruntu), dan dia juga adik dari Bupati Teuge Paruntu (Teuge Paruntu) Minahasa Selatan.
Pernikahan kedua menjadi fokus masyarakat Sulawesi Utara. Maklum, JAK adalah politikus muda berbakat yang meluluhkan hati wanita cantik pada 1 Oktober 1982. Wanita kelahiran Nottingham, Inggris, bergelar Noni Sulawesi Utara, dan menjadi dokter.

Pernikahan ini melahirkan dua orang anak. Sayangnya, anak bungsu dari pasangan tersebut meninggal.
Pasangan itu sebenarnya jauh dari gosip keluarga. Bahkan, beberapa postingan media sosial milik Mikha, istrinya, dan JAK selalu menunjukkan kemesraan. Kutipan cinta biasanya disematkan di dua postingan media sosial mereka.

Padahal, saat Mikha menjadi calon Bupati Minahasa Selatan pada Pilkada 2020, JAK tampaknya sangat setia padanya. Faktanya, ketika mereka akan mendaftar, JAK merekam dua video berada di dalam mobil, mengatakan bahwa mereka berdua mengenakan pakaian putih.

Namun, JAK ditangkap saat berselingkuh dengan seorang wanita muda di Tomohon, dan hubungan keluarga pasangan itu pun terganggu. Puncaknya terjadi pada Minggu (24/1) malam, dan Mikha mencegat JAK yang sedang tinggal bersama pacarnya. Video yang diambil oleh penduduk setempat menunjukkan bahwa meski Mikha tergantung di kap mobilnya, JAK terus mengemudikan mobilnya.
Video itu menyebar dan menyebar. Sejak itu, JAK diberhentikan dan menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gorka Sulawesi Utara.