Banjir Terburuk Dalam Sejarah China

Banjir Terburuk Dalam Sejarah China

Sejalan dengan daratan, perairan yang ada di muka bumi juga sangat luas. Jika dibandingkan perairan memiliki wilayah yang sangat luas jika di banding dengan daratan. Perairan dapat meliputi lautan, samudra, sungai, waduk dan danau. Perairan – perairan tersebut digunakan untuk kepentingan manusia. Pemanfaatan sumber daya alam yang terdapat diperairan juga membuat banyak kemudahan bagi umat manusia. Lautan yang memiliki sumber daya alam melimpah menjadi salah satu mata pencaharian banyak masyarakat. Sungai dan waduk di manfaatkan untuk pengairan pertanian dan juga listrik. Selain memiliki manfaat yang sangat banyak terkadang perairan – perairan tersebut juga menimbulkan masalah ataupun bencana alam yang sama sekali tidak terduga. Lautan sering kali menimbulkan tsunami yang menghancurkan jutaan rumah bahkan menghilangkan nyawa ribuan orang. Sungai yang terlihat tenang sering kali mendatangkan banjir.

Salah satu banjir bandang terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah adalah banjir besar di china pada tahun 1931. Banjir besar pada tahun tersebut mengakibatkan jutaan orang meninggal dunia. Tercatat lebih dari 4 juta orang harus meregang nyawa karena insiden ini. Banjir di china ini terjadi karena cuaca buruk yang melanda negara tersebut pada bulan juni sampai agustus. Cuaca yang tidak menentu membuat aliran – aliran sungai meluap. Pada tahun 1931 sistem peringatan dini tidak seperti zaman modern seperti sekarang. Zaman dahulu tidak terdapat sistem anti banjir yang menyebabkan banyak jatuhnya korban jiwa. Banjir tersebut membuat berbagai kegiatan sosial masyarakat lumpuh. Jutaan anggota judi bola online terpercaya multibetzone kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian mereka.

Para korban yang terseret arus juga sangat kecil kemungkinananya untuk dapat ditemukan lagi. Peralatan pada zaman dulu yang masih sangat sederhana membuat dampak dari banjir ini sangat mengerikan.

Kelaparan adalah masalah utama akibat banjir ini. Pertanian yang gagal karena banjir menyebabkan stok pangan berkurang secara drastis. Cakupan banjir yang sangat luas membuat banyak orang kebingungan mencari tempat untuk makan. Bantuan makanan juga sangat terbatas di era tersebut. Selain kelaparan orang – orang yang terluka juga tidak mendapatkan perawatan secara baik. Keterbatasan obat dan pengobatan yang masih sangat tradisional membuat ratusan ribu orang lainnya kembali meregang nyawa. Penyakit – penyakit mulai menular di kamp – kamp pengungsian. Penyakit menular menjadi hal yang tidak terelakkan karena kondisi lingkungan yang sangat buruk. Kurang baiknya sanitasi juga berpengaruh pada menyebarnya kuman – kuman penyebab penyakit menular. Setelah banjir mulai surut permasalahan lain yang terjadi adalah banyaknya tuna wisma berkeliaran. Mereka adalah para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir. Kehilangan pekerjaan dan kehilangan keluarga. Dampak tersebut sangat buruk karena sistem bantuan pada masa itu tidak secanggih sekarang. Bantuan – bantuan dari pihak lain sangat jarang sehingga sangat sulit untuk dapat kembali seperti sebelum banjir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *